Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

#1 Masa Kelahiran dan Kanak-Kanak Nabi Muhammad SAW (570-578 M / 53-45 SH)

Updated
3 min read
#1 Masa Kelahiran dan Kanak-Kanak Nabi Muhammad SAW (570-578 M / 53-45 SH)
A

I am an enthusiastic researcher and developer with a passion for using technology to innovate in business and education.

#1.1 Kelahiran Nabi Muhammad SAW (12 Rabi'ul Awwal, Tahun Gajah / 570 M / 53 SH)

  1. Tahun dan Tanggal Lahir

    • Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabi'ul Awwal, tahun 570 M (dikenal sebagai Tahun Gajah).

    • Tahun ini dinamakan "Tahun Gajah" karena peristiwa serangan pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah untuk menghancurkan Ka'bah. Allah SWT menggagalkan serangan ini melalui burung-burung Ababil (QS Al-Fil: 1-5).

Detail sisilah nabi: https://blog.finlup.id/silsilah-nabi-muhammad-saw

  1. Tempat Lahir

    • Nabi lahir di Makkah, di rumah keluarga Bani Hasyim, bagian dari suku Quraisy.

    • Rumah ini kemudian menjadi tempat yang sering dikunjungi kaum Muslimin sebelum akhirnya direnovasi.

  2. Kondisi Keluarga

    • Ayah Nabi, Abdullah bin Abdul Muthalib, meninggal dunia di Yatsrib (Madinah) saat Nabi masih dalam kandungan, sehingga beliau lahir sebagai yatim.

    • Ibunya, Aminah binti Wahab, berasal dari keluarga mulia suku Quraisy.


#1.2 Penyusuan Nabi Muhammad SAW

  1. Disusui oleh Ibunya (0-3 Hari)

    • Setelah kelahiran, Nabi Muhammad SAW pertama kali disusui oleh ibunya, Aminah.
  2. Disusui oleh Tsuwaibah (3 Hari - Beberapa Minggu)

    • Setelah Aminah, Nabi disusui oleh Tsuwaibah, seorang budak perempuan milik Abu Lahab.

    • Tsuwaibah juga pernah menyusui Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi, sehingga Hamzah menjadi saudara sesusuan Nabi.

  3. Disusui oleh Halimah As-Sa’diyah (Beberapa Minggu - Usia 4 Tahun)

    • Nabi kemudian disusui oleh Halimah As-Sa’diyah, seorang wanita dari kabilah Bani Sa’d.

    • Menurut tradisi Arab, anak-anak Quraisy sering diasuh di pedalaman untuk mendapatkan udara segar dan lingkungan yang lebih sehat.

    • Kehidupan Halimah berubah drastis setelah menerima Nabi dalam asuhannya; ternaknya menjadi subur, dan rezekinya melimpah, yang dianggap sebagai berkah dari Nabi.


#1.3 Pengalaman Spiritual di Masa Kanak-Kanak

  1. Pembelahan Dada oleh Malaikat (Usia 4 Tahun / 49 SH)

    • Ketika Nabi tinggal bersama Halimah, peristiwa besar terjadi: dada beliau dibelah oleh malaikat Jibril.

    • Jibril mengambil segumpal darah dari hati beliau, membersihkannya dengan air zamzam, dan mengembalikannya.

    • Ketika Halimah melihat kejadian ini, ia khawatir dan mengembalikan Nabi kepada ibunya di Makkah.

    • Peristiwa ini dianggap sebagai tanda awal kenabian dan pembersihan spiritual.

detail: https://blog.finlup.id/pembelahan-dada-nabi-muhammad-saw-saat-masa-kanak-kanak-oleh-malaikat-jibril


#1.4 Kembali ke Ibunya (Usia 4-6 Tahun / 49-47 SH)

  1. Kehidupan Bersama Aminah

    • Setelah kembali ke Makkah, Nabi tinggal bersama ibunya, Aminah.

    • Pada usia 6 tahun, Aminah membawa Nabi mengunjungi makam ayahnya di Yatsrib (Madinah).

  2. Wafatnya Aminah (Usia 6 Tahun / 47 SH)

    • Dalam perjalanan pulang ke Makkah, Aminah wafat di tempat bernama Al-Abwa.

    • Nabi kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib, yang sangat menyayanginya.


#1.5 Diasuh oleh Abdul Muthalib (Usia 6-8 Tahun / 47-45 SH)

  1. Kedekatan dengan Kakeknya

    • Abdul Muthalib sangat mencintai Nabi, bahkan memberikan tempat khusus di dekatnya saat pertemuan suku.

    • Beliau sering berkata, “Anak ini memiliki masa depan yang besar.”

  2. Wafatnya Abdul Muthalib (Usia 8 Tahun / 45 SH)

    • Ketika kakeknya wafat, Nabi diasuh oleh pamannya, Abu Thalib, yang menjadi pelindung utama beliau hingga dewasa.

Kesimpulan Masa Kanak-Kanak

Periode ini penuh ujian berat bagi Nabi Muhammad SAW, yang sejak kecil hidup tanpa kasih sayang penuh dari orang tua. Namun, pengalaman seperti diasuh di pedalaman, peristiwa pembelahan dada, dan perhatian khusus dari kakeknya menjadi dasar pembentukan kepribadian beliau yang kuat, sabar, dan penuh kasih sayang.

Kembali ke Awal

Sumber: GPT (13 Januari 2024)

32 views

More from this blog

A

Al Hikmah

178 posts

Ingin hidup Anda terasa lebih bermakna? Di sini kita belajar bersama cara mengasah kecerdasan spiritual untuk menjadi pribadi yang tahan banting, kuat mental, & penuh syukur.