Juhainah, Orang Terakhir yang Keluar dari Neraka dan Masuk Surga?

I am an enthusiastic researcher and developer with a passion for using technology to innovate in business and education.
Dalam berbagai riwayat hadis sahih, disebutkan bahwa ada orang terakhir yang keluar dari neraka dan masuk ke dalam surga. Namun, di kalangan masyarakat, ada anggapan bahwa orang terakhir ini bernama Juhainah. Benarkah demikian? Bagaimana sosoknya? Dan apa yang menyebabkan dia masuk neraka serta akhirnya masuk surga? Mari kita bahas lebih lanjut.
Siapakah Juhainah?
Sebagian orang menyebut bahwa nama orang terakhir yang masuk surga adalah Juhainah, namun tidak ada hadis sahih yang menyebutkan nama tersebut.
Nama "Juhainah" sebenarnya lebih dikenal sebagai nama salah satu suku Arab di masa Rasulullah ﷺ, yaitu Bani Juhainah. Mereka terkenal sebagai pembawa berita yang jujur, sebagaimana disebutkan dalam sebuah peribahasa Arab:
"إذا حدثك أهل جهينة فصدقهم، فإن جهينة خبرية."
"Jika penduduk Juhainah berbicara kepadamu, maka percayalah kepada mereka, karena mereka adalah pembawa berita yang benar."
Namun, dalam hadis sahih mengenai orang terakhir yang masuk surga, tidak ada penyebutan nama Juhainah. Artinya, nama tersebut mungkin hanya tambahan dalam cerita lisan, sedangkan dalam hadis-hadis shahih, orang ini tidak disebutkan namanya.
Bagaimana Sosok Orang Terakhir yang Keluar dari Neraka?
Hadis dalam Shahih Muslim (no. 186) dan Shahih Bukhari (no. 6573) menyebutkan bahwa orang terakhir yang keluar dari neraka adalah seorang mukmin yang banyak dosa, sehingga ia harus disiksa terlebih dahulu di neraka sebelum akhirnya dikeluarkan.
Ciri-cirinya berdasarkan hadis:
Ia keluar dari neraka dalam keadaan tertatih-tatih dan merangkak.
Setelah keluar, ia masih berada di luar neraka, tetapi belum masuk surga.
Ia meminta kepada Allah untuk didekatkan ke surga, lalu Allah mengabulkan permintaannya sedikit demi sedikit.
Ketika akhirnya diperintahkan untuk masuk surga, ia mengira surga sudah penuh!
Allah kemudian memberinya surga seluas dunia dan sepuluh kali lipatnya.
Dari sini kita memahami bahwa orang terakhir ini masih memiliki iman di hatinya, meskipun sangat sedikit. Karena itu, ia akhirnya mendapatkan rahmat Allah dan masuk surga.
Bagaimana Penghuni Neraka Tahu Bahwa Itu yang Terakhir?
Penghuni neraka menyadari bahwa tidak ada lagi yang akan dikeluarkan setelah orang ini. Hal ini membuat mereka menangis dan putus asa, karena mereka tahu bahwa mereka akan kekal di neraka.
Bagaimana mereka tahu? Ada beberapa kemungkinan:
Malaikat mengumumkan bahwa ini adalah orang terakhir yang dikeluarkan.
- Malaikat penjaga neraka (Malaikat Malik) mungkin menginformasikan bahwa tidak ada lagi yang akan diampuni setelah ini.
Tidak ada lagi yang bergerak keluar dari neraka.
- Sebelumnya, mereka mungkin melihat beberapa orang dikeluarkan secara bertahap. Namun setelah orang terakhir ini keluar, tidak ada lagi perubahan, sehingga mereka sadar bahwa itu adalah kesempatan terakhir.
Keputusan Allah telah final.
Dalam Al-Qur'an, Allah menyebutkan:
"Mereka ingin keluar dari neraka, tetapi mereka tidak akan bisa keluar darinya. Dan bagi mereka azab yang kekal."
(QS. Al-Ma'idah: 37)
Setelah orang terakhir keluar, penghuni neraka yang tersisa tidak memiliki kesempatan lagi untuk diampuni.
Apa yang Menyebabkan Orang Ini Masuk Neraka dan Bisa Masuk Surga?
Alasan Masuk Neraka:
Ia seorang mukmin tetapi banyak melakukan dosa besar.
Tidak segera bertaubat sebelum meninggal.
Mungkin lalai dalam ibadahnya dan banyak melakukan perbuatan yang melanggar aturan Allah.
Alasan Bisa Keluar dan Masuk Surga:
Ia masih memiliki iman (tauhid) di dalam hatinya, meskipun sangat kecil.
Rahmat Allah lebih besar dari dosanya.
Syafaat Nabi Muhammad ﷺ dan orang-orang yang beriman.
Mungkin ada amal kebaikan yang pernah ia lakukan, meskipun sedikit.
Hadis Nabi ﷺ:
"Barang siapa yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari keimanan, dia akan keluar dari neraka."
(HR. Bukhari no. 44, Muslim no. 193)
Inilah yang menyelamatkannya: keimanan, meskipun sedikit!
Bagaimana Agar Kita Selamat dari Api Neraka?
Menjaga tauhid dan menjauhi syirik.
- Tauhid adalah kunci utama untuk tidak kekal di neraka.
Bertaubat sebelum meninggal.
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya."
(QS. Asy-Syura: 25)
Menjaga shalat lima waktu.
- Shalat adalah penjaga dari siksa neraka.
Memperbanyak sedekah dan amal kebaikan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sedekah itu dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api."
(HR. Tirmidzi no. 614)
Berdoa agar dijauhkan dari neraka.
Salah satu doa yang diajarkan Nabi ﷺ:
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
"Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka."
Bagaimana Bisa Masuk Surga Jika Amal Kita Tidak Sebanding dengan Nikmat Allah?
Memang benar, tidak ada amal kita yang bisa membayar kenikmatan yang telah Allah berikan. Namun, kita bisa masuk surga karena rahmat Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidak seorang pun di antara kalian yang akan masuk surga karena amalnya."
Sahabat bertanya, "Tidak juga engkau, wahai Rasulullah?"
Beliau menjawab, "Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku."
(HR. Bukhari no. 5673, Muslim no. 2816)
Amal ibadah kita hanyalah sebab, tetapi yang memasukkan kita ke surga adalah rahmat Allah. Oleh karena itu, kita harus selalu:
Beribadah dengan ikhlas.
Memohon rahmat Allah.
Bersyukur atas nikmat-Nya.
Baca Juga: Macam-macam rahmad Allah
Kesimpulan
Tidak ada hadis sahih yang menyebut orang terakhir yang masuk surga bernama Juhainah.
Orang ini adalah seorang mukmin yang banyak dosa, tetapi Allah mengampuninya karena tauhid dan rahmat-Nya.
Penghuni neraka menangis saat dia keluar karena mereka sadar tidak ada lagi yang akan keluar.
Cara selamat dari neraka adalah menjaga tauhid, beribadah, dan bertaubat.
Kita bisa masuk surga hanya dengan rahmat Allah, bukan semata-mata karena amal kita.
Semoga Allah menjadikan kita penghuni surga tanpa hisab dan menjauhkan kita dari neraka. Aamiin. 🤲✨
Sumber: GPT Pro o1 tentang orang terakhir keluar dari Neraka
Setiap dalil terhubung dengan sumber Quran Insight (klik untuk melihat, ayat, terjemahan dan tafsir)




