Bisikan Malaikat dan Setan Ketika Terbangun di Malam Hari

I am an enthusiastic researcher and developer with a passion for using technology to innovate in business and education.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami momen terbangun di tengah malam secara tiba-tiba. Namun, tahukah kita bahwa ada bisikan dari dua makhluk yang berbeda dalam situasi ini? Rasulullah ﷺ telah mengajarkan bahwa ketika seseorang terbangun di malam hari, ia akan mendapatkan bisikan dari malaikat dan dari setan.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidaklah seseorang bangun di malam hari kecuali akan ada malaikat yang berkata kepadanya, ‘Salatlah,’ dan ada setan yang berkata kepadanya, ‘Tidurlah, malam masih panjang.’ Jika seseorang memilih untuk bangun dan beribadah, maka ia akan mendapatkan pahala serta keberkahan.”
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap kali seseorang terbangun di malam hari, ia berada dalam kondisi diuji antara mengikuti bisikan malaikat yang mengajak kepada kebaikan atau bisikan setan yang mengajak kepada kelalaian.
Malaikat Mengajak Salat, Setan Mengajak Tidur
Malaikat selalu mengajak manusia untuk melakukan amal saleh, termasuk salat malam, berzikir, atau beristighfar. Ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur'an:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).”
(QS. Adz-Dzariyat: 15-18)
Sebaliknya, setan akan berusaha menghalangi manusia dari ibadah dan kebaikan. Setan membisikkan bahwa malam masih panjang, tidur lebih nyaman, dan istirahat lebih penting daripada ibadah. Ini adalah salah satu bentuk godaan setan untuk menjauhkan manusia dari ketaatan kepada Allah. Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Setan mengikat tengkuk salah seorang di antara kalian ketika ia tidur dengan tiga ikatan. Setiap ikatan akan dikatakan, ‘Malam masih panjang, tidurlah.’ Jika ia bangun lalu mengingat Allah, maka lepaslah satu ikatan. Jika ia berwudhu, maka lepaslah ikatan yang kedua. Dan jika ia salat, maka lepaslah semua ikatannya sehingga ia menjadi bersemangat dan jiwanya menjadi baik. Jika tidak, maka ia akan bangun dalam keadaan malas dan jiwanya buruk.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Bagaimana Mengatasi Bisikan Setan?
Segera Berzikir Saat Terbangun
Ketika seseorang terbangun, hendaknya segera membaca zikir seperti "Laa ilaaha illallah", "Astaghfirullah", atau doa bangun tidur. Ini akan melemahkan ikatan setan.Berwudhu untuk Menyegarkan Diri
Jika seseorang merasa mengantuk berat, hendaknya ia mengambil wudhu. Air wudhu dapat memberikan kesegaran dan menghilangkan rasa kantuk, sebagaimana yang diajarkan dalam hadis di atas.Lawan Rasa Malas dengan Tindakan Kecil
Jika masih merasa berat untuk bangun, mulailah dengan duduk sebentar, beristighfar, dan merenungkan keutamaan salat malam. Ini bisa membantu mengalahkan rasa malas.Mengingat Besarnya Pahala Salat Malam
Allah berfirman:“Dan pada sebagian malam, salat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra’: 79)Salat malam bukan hanya sebagai bentuk ibadah tambahan, tetapi juga merupakan jalan menuju kemuliaan di sisi Allah.
Kesimpulan
Setiap kali kita terbangun di malam hari, kita sebenarnya sedang diuji untuk memilih antara bisikan malaikat atau bisikan setan. Jika kita mengikuti ajakan malaikat, maka kita akan memperoleh keberkahan dan kedekatan dengan Allah. Namun, jika kita mengikuti ajakan setan untuk terus tidur, maka kita kehilangan kesempatan emas untuk mendapatkan pahala.
Mari kita latih diri untuk lebih peka terhadap bisikan kebaikan, agar setiap kali terbangun di malam hari, kita lebih memilih untuk mendekat kepada Allah daripada kembali terlelap dalam godaan setan. Wallahu a’lam.
Sumber:




